porosNUSANTARAnews --- email : porosnusantaranews@gmail.com porosNUSANTARA.news

Rabu, 25 Mei 2016

Indonesia Menerima 8 dari 61 Tank Tempur Leopard 2A4 Jerman

Leopard 2A4 (foto: istimewa)
JAKARTA - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD) untuk pertama kalinya menerima delapan dari 61 tank tempur Leopard 2A4 Jerman.

Tank tempur ini merupakan tank generasi ketiga atau MBT yang dipesan Indonesia pada Desember 2012.

Penerimaan delapan tank tempur Leopard 2A4 ini disampaikan eksekutif dari Rheinmetall Defence—sebuah kontraktor pertahanan Jerman—kepada IHS Jane Defense Weekly dalam acara Land Forces Symposium 2016, yang dikutip Sindonews,Selasa (24/5/2016).

Rheinmetall saat ini sedang dalam proses upgrade 61 Leopard 2 MBT untuk apa yang disebut sebagai standar revolusi. Paket upgrade tersebut membutuhkan sejumlah modifikasi tertentu yang diminta oleh militer Indonesia untuk membuat tank lebih cocok untuk pertempuran di perkotaan.

Secara keseluruhan, TNI-AD telah memesan 103 Leopard 2A4 bekas pakai, termasuk yang dilengkapi dengan sistem pendingin udara sesuai iklim tropis di Indonesia.

Mahfud MD: Dunia peradilan kita sudah sangat bobrok

foto : istimewa
JAKARTA - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Moh Mahfud MD angkat bicara atas operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Ketua Pengadilan Negeri (PN) Kepahiang, Bengkulu Janner Purba, Senin 23 Mei 2016 sore.

"Dengan OTT yang sudah berkali-kali berarti jual beli perkara di pengadilan sudah menjadi hal biasa. Hakim-hakim tidak ada rasa takutnya meski banyak koleganya yang sudah di-OTT. Bagi mereka tampaknya kalau kena OTT hanya karena apes," kata Mahfud kepada SINDO, Senin 23 Mei 2016 malam.

Mahfud mengaku tak bisa berkata apa-apa menyikapi penangkapan hakim Janner dan hakim atau panitera yang sebelumnya lebih dahulu diciduk KPK. Bahkan menurut dia, sudah habis bahan untuk menjelaskannya.

"Dunia peradilan kita sudah sangat bobrok. Dunia peradilan kita banyak dikerimuni dan ditongkrongi setan. Jubah hakim jadinya seperti jubah iblis dalam karya-karya Harry Potter. Jubah hakim kadang bukan memancarkan kewibaan tapi memancarkan wajah setan yang memuakkan," tandas Mahfud.

ICMI mendesak pemerintah untuk menerapkan hukuman mati bagi pelaku kejahatan seksual pada anak

foto: istimewa
Jakarta - Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) mendesak pemerintah untuk menerapkan hukuman mati bagi pelaku kejahatan seksual pada anak. ICMI menilai rencana pemberlakuan hukuman kebiri belum mampu menimbulkan efek jera.

"Pelaku yang hanya dihukum kebiri, dampaknya bisa lebih mengerikan. Tapi, jika hukuman mati diberlakukan, nanti tidak ada dampak-dampak lagi," ujar Wakil Ketua Umum ICMI Pusat Sri Astuti Buchari, di Jakarta, Kamis, 19 Mei 2016 lalu.

Sri mengatakan hukuman kebiri memiliki dampak yang lebih panjang, baik secara medis, psikologis, dan sosial. Tetapi, Sri mengkhawatirkan dengan berbagai dampak itu justru muncul kejahatan yang lebih mengerikan.

Senin, 23 Mei 2016

Mesir: EgyptAir jatuh karena terorisme

Pesawat A-320 (foto : istimewa)
Mesir - Pencarian besar-besaran dilangsungkan terhadap jet penumpang Mesir, EgyptAir lenyap di atas Laut Tengah. Pesawat bernomor MS804 itu sedang melakukan perjalanan dari Paris ke Kairo dengan 66 penumpang dan awak ketika menghilang Kamis pagi (19/5).

Menteri Pertahanan Yunani mengatakan radar menunjukkan Airbus A320 itu diketahui melakukan dua pembelokan tajam dan turun lebih dari 25.000 kaki sebelum terjun ke laut.

Mesir mengatakan pesawat itu lebih mungkin dijatuhkan oleh aksi teroris dan bukan kesalahan teknis. Sebuah operasi pencarian besar yang melibatkan Mesir, Yunani, Prancis dan unit militer Inggris berlangsung di dekat pulau Yunani Karpathos.

Ayah Rina Gunawan Meninggal Saat Tunaikan Shalat

Ayahanda Rina Gunawan; H. TB Hibar Gunawan
meninggal saat menunaikan saat ashar.
(Rivan Yuristiawan/Bintang.com)
Jakarta - Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un, kabar duka datang dari artis Rina Gunawan. Sang ayah, H. TB Hibar Gunawan meninggal dunia di kediamannya di jalan Camar 22 BW 1 nomor 14, Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan pada Minggu (22/5/2016) pukul 17.10 WIB dalam usia 65 tahun.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan Bintang.com di kediaman almarhum, H. Gunawan meninggal saat sedang menjalani salat Ashar