porosNUSANTARAnews --- email : porosnusantaranews@gmail.com porosNUSANTARA.news

Sabtu, 21 Mei 2016

Bersepakat Memperjuangkan Pancasila, GEMA GONG PANCASILA bergandengan tangan dengan FRONT PANCASILA

suasana diskusi (foto : Ali Hamzah)
Jakarta - Menindaklanjuti Deklarasi yang telah dilaksanakan oleh GEMA GONG PANCASILA, Wardi_Jien, SH, melakukan sharing kepada banyak fihak, tentang upaya mengembalikan nilai-nilai Pancasila yang sementara ini dirong-rong oleh banyak fihak, baik kembali menguatnya Issu PKI, ISIS, Narkoba dan Korupsi.

Senada dengan hal tersebut, Koordinator Nasional Front Pancasila, Nanang Qosim, mempertegas hal tersebut dengan mengungkapkan bahwa kehadiran komunisme gaya baru cukup memberi pukulan telak bagi pemerintah RI, lebih lanjut disebutkan bahwa pada siang hari tadi (sabtu/21 Mei 2016), salah satu tokoh PKI, Bejo, secara terang-terangan dalam aksi yang digelar bersama dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila.

Sharing yang dilakukan oleh GEMA GONG PANCASILA dan FRONT PANCASILA menyepakati akan membuat gerakan bersama dalam rangka menolak kebangkitan PKI di Indonesia, dengan mengajak seluruh elemen untuk bersama bahu membahu menolak PKI.

Jelang Ramadan, KUA Donri-Donri Soppeng Sosialiasasi Makanan Halal

Kepala Urusan Agama (KUA) Donri-Donri
sosialisasi produk halal bagi para pedagang di pasar tajuncu,
Desa Donri-Donri, Kecamatan Donri-Donri,
Soppeng, Sulsel, Sabtu (21/5/2016)
( foto: istimewa )
DONRI-DONRI - Kepala Urusan Agama (KUA) Donri-Donri sosialisasi produk halal bagi para pedagang di pasar tajuncu, Desa Donri-Donri, Kecamatan Donri-Donri, Soppeng, Sulsel, Sabtu (21/5/2016).

Kegiatan ini untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk menjual barang halal dan baik menjelang ramadan.

"Kami membagikan brousur kepada para pedagang, penjual kosmetik, dan lain-lain agar paham aturan jual beli sesuai syariat islam," kata Kepala KUA Donri-Donri, Ahmad Wardiman Kepada tribunsoppeng.com.

Ahmad berharap mengharapkan para pedagang lebih selektif, menjual barang dengan label logo halal oleh Majelis Ulama Indonesia.

Sinabung Luncurkan Awan Panas, Dua Orang Dikabarkan Meninggal

lustrasi aktivitas Gunung Sinabung yang sedang
mengeluarkan awan panas. (foto : istimewa)
MEDAN - Gunung Sinabung di Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara kembali meluncurkan awan panas, Sabtu (21/5/2016), sekitar pukul 17:36 WIB. Dikabarkan, tiga warga di sekitar gunung menjadi korban awan panas. Dua orang di antaranya meninggal dunia.

Berdasarkan informasi yang diperoleh tribun-medan.com, kini personel gabungan sedang berusaha mengevakuasi tiga warga dari kawasan tersebut.

Dikabarkan, Desa Tiga Serangkai dan Desa Gamber porak poranda diterbang luncurkan awan panas. Namun, hingga berita ini diturunkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanah Karo belum memberikan penjelasan resmi.

"Nanti, sebentar lagi," ujar Kepala BPBD Tanah Karo Matius Sembiring lewat pesan singkat kepada tribun-medan.com.(tbm/tio/pnews)

Jenazah ke-18 Korban Banjir Bandang Tiba di RS Bhayangkara

Petugas mengangkat jenazah pria dari mobil ambulans
menuju kamar jenazah RS Bhayangkara Polda Sumut,
Sabtu (21/5/2016) petang (foto : istimewa).
MEDAN - Jenazah ke-18 korban banjir bandang di Air Terjun Dua Warna, Sibolangit, Deliserdang, Sumatera Utara tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut, Sabtu (21/5/2016) sekitar pukul 18.00 WIB.

Sebelumnya, jenazah berjenis kelamin laki-laki tersebut ditemukan personel Search And Rescue (SAR) Sabtu (21/5/2016) pagi. Namun, SAR baru dapat mengevakuasi jenazah pukul 15.00 WIB.

Personel kesulitan mengevakuasi lantaran banyak berbatuan besar serta licinnya hutan Sibolangit. Jarak tempuh dari Air Terjun Dua Warna menuju Posko Basarnas mencapai 2,5 jam dengan berjalan kaki.

Jenazahdibawa menggunakan ambulans dan setiba di rumah sakit langsung dimasukkan ke dalam lemari pendingin jenazah.

Berobat di Tempat Ini Cukup Dibayar dengan Sampah

( foto : istimewa )
KENDAL – Warga miskin di Kendal, Jawa Tengah bisa mendapatkan pelayanan kesehatan murah tanpa harus membayar dengan uang. Warga cukup membawa sampah yang bisa didaur ulang sebagai kerajinan untuk biaya berobat.

Hal tersebut dilakukan di sebuah ruang kelas di Taman Kanak-Kanak Darul Hikmah, Kelurahan Ngilir, Kecamatan Kendal, Jawa Tengah, yang dijadikan ruang periksa pasien layaknya puskesmas atau rumah medis.

Pasien yang ramai berdatangan, mayoritas adalah ibu-ibu dengan menenteng sampah. Selain mendapatkan obat-obatan, pasien juga diberi sebuah tempat sampah gratis.

Layanan kesehatan unik ini digagas oleh pengurus bank sampah Resik Becik yang bekerjasama dengan bank sampah Muslimat NU setempat.

Ketua paguyuban bank sampah Kabupaten Kendal, Nunuk Sarah mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk mempermudah bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah mendapatkan layanan kesehatan. Tujuannya, adalah untuk membuka akses kemudahan masyarakat yang berpenghasilan rendah bisa mendapatkan pelayanan kesehatan.